Gogos, Salah Satu Kuliner Khas Kabupaten Baru

Gogos, Salah Satu Kuliner Khas Kabupaten Baru - Jika anda melintas di kampung Jalange, Desa Mallawa, Kecamatan Malusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, tampak berjejer para penjual gogos. Masyarakat Barru menyebut gigoso, yakni nasi ketan dibungkus daun pisang, kemudian dipanggang di atas bara api.


Gogos, Salah Satu Kuliner Khas Kabupaten BaruBetapa ruginya jika anda saat melintas di Kampung Jalange, namun tidak mampir mencicipi gigoso, makanan khas masyarakat Kabupaten Barru ini. "Gigoso ini Lebih nikmat dimakan saat panas dengan telur asin," kata Anton, karyawan swasta asal Makassar, sambil menikmati gigoso dengan telur asin, Senin (18/8/2014).


Begitu nikmatnya, membuat gigoso ini cocok sebagai pengganjal perut saat lapar melanda, apalagi melakukan perjalanan jauh. "Setiap saya melintas dari Kota Palopo menuju Makassar membawa penumpang pasti saya singgah dan mencicipi gigoso di sini. Penumpang yang saya bawa pun kerap memaksa untuk singgah mencicipi gigoso dengan telur asin sembari beristirahat," kata Silong, sopir angkutan kota yang melayani rute Palopo–Makassar.


Penjual gigoso di Kampung Jalange ini buka 24 jam. Jadi jangan takut kehabisan. Setiap anda melintas singgah saja, pilih lapaknya di mana pun gigoso yang anda santap pasti nikmat. Satu bungkus gigoso ditambah telur asin hanya Rp 6.000 di mana harga gigoso dan telur asin masing-masing Rp 3.000. "Kami di sini dalam sehari memasak nasi ketan 6 hingga 7 liter per hari atau 160 bungkus gigoso," kata Ani ditemani ibunya, Sia, penjual gigoso di Kampung Jalange.

0 Response to "Gogos, Salah Satu Kuliner Khas Kabupaten Baru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel