Human Resource Development Adalah ? Berikut Penjelasannya - Pustakawan barru


Sebenarnya Human Resource Devlopment adalah istilah yang tidak asing di dunia kerja, hanya saja penggunaan kata yang sering disingkat menjadi HRD, maka banyak karyawan yang tidak mengetahui ketika di tanya tentang arti human resource development ini.


Untuk itulah pada kesempatan ini admin Pustakawan Barru ingin berbagi sedikit tentang pengertian human resource development, agar nanti jika sahabat mendapatkan pertanyaan "human resource development adalah?" sahabat bisa menjawabnya dengan gesit.


Jangan sampai pertanyaan sepele ini, justru sahabat tidak bisa menjawabnya, apalagi ketika sedang wawancara kerja, tentu akan mengurangi penilaian terhadap kemampuan kita nantinya.


Jadi HRD ( Human Resource Devlopment) Adalah?

Mari kita telaah dari segi bahasa lebih dahulu.


Kata HRD atau Human resource development berasal dari bahasa inggris yang berarti pengembangan sumber daya manusia.


Itu berarti hrd adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia di perusahaan, yang merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan serta terciptanya suasana harmonis di dalam sebuah perusahaan.


Pengertian HRD Di Dalam Sebuah Perusahaan

Nah, untuk di dalam perusahaan sendiri HRD adalah sebuah departemen atau divisi yang khusus menangani sumber daya manusia di perusahaan yang biasanya terdiri dari :


  • Manager HRD ( Kepala HRD )
  • Asisten HRD
  • Beberapa Staf HRD


Di mana masing-masing jabatan memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda beda tentunya, dan tanggung jawab terbesar di pegang oleh Manager HRD, sedangkan jabatan di bawahnya merupakan kepanjangan tangan dari manager HRD dalam melaksanakan tugas tugas dari devisi human resource tersebut.


Tugas Tugas HRD


Melakukan Persiapan Dan Seleksi Tenaga Kerja

Dalam hal ini seorang HRD harus mampu melakukan semua persiapan yang dibutuhkan perusahaan dimulai dari pembentukan struktur organisasi, pendataan jumlah tenaga kerja yang di butuhkan, perekrutan tenaga kerja, menyelesaikan masalah yang terkait hukum ketenagakerjaan dll.


Melakukan Perekrutan Dan Seleksi Karyawan

Dalam hal ini seorang HRD bertugas untuk melakukan perekrutan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia yang di perlukan perusahaan dan membuat deskripsi pekerjaan secara lengkap.


Serta melakukan seleksi terhadap para calon karyawan yang sudah mengajukan lamaran ke perusahaan, dengan cara menyeleksi berkas ( CV ) dari masing-masing pelamar, melakukan test tertulis dan wawancara dan proses-proses terkait lainnya agar bisa menemukan orang yang tepat yang di butuhkan oleh perusahaan.


Pengembangan Sumber Daya Manusia

Sesuai dengan namanya, divisi human resource development selanjutnya bertugas melakukan pengembangan sumber daya manusia yang ada di perusahaan agar bisa meningkatkan produktivitas kerja perusahaan yang tentu akan berpengaruh terhadap peningkatan produksi di perusahaan.


Dalam hal ini pihak HRD biasanya melakukan evaluasi terhadap semua karyawan yang ada, memberikan training, melakukan sertifikasi terkait penggunaan alat.


Merumuskan Peraturan Perusahaan

Dalam hal ini Pihak HRD harus bisa merumuskan peraturan perusahaan secara tertulis yang di sesuaikan dengan undang undang ketenagakerjaan yang berlaku, sehingga setiap karyawan dan unsur terkait di perusahaan bisa melaksanakan dengan sebaik baiknya.


Peraturan perusahaan ini jugalah yang menjadi pedoman pihak HRD untuk memberikan sangsi bagi karyawan yang bertindak tidak sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku dan memberikan konpensasi dan apresiasi terhadap karyawan yang melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.


Menjalin Hubungan Baik Antar Divisi

Pihak HRD juga bertugas menjadi pembina hubungan baik antar divisi yang ada di perusahaan sehingga terjalin kerja sama yang baik untuk memajukan perusahaan secara terus menerus.


HRD Berbeda Dengan Personalia

Ada banyak anggapan yang menyatakan kesamaan antara HRD dan personalian di kalangan karyawan ataupun masyarakat awam, padahal pada kenyataannya hrd dan pesonalian ini adalah 2 hal yang berbeda.


Hal ini terjadi karena memang banyak Perusahaan di indonesia yang menggabungkan fungsi HRD dan personalia menjadi satu divisi alias rangkap jabatan, sehingga banyak karyawan yang beranggapan bahwa HRD dan personalian itu sama.


Padahal personalian itu sendiri merupakan suatu divisi yang lebih mengarah ke administrasi karyawan, seperti absensi, pengajuan cuti, data karyawan beserta keluarga, pengarchivean dll. Sedangkan fungsi utama HRD adalah lebih mengarah kepada pengembangan sumber daya manusianya bukan mengurus data data yang ada.


Jadi sangat jelas perbedaan HRD dan pesonalia.


Kalau kita bekerja di perusahaan besar, maka pasti kita akan menemukan divisi yang berbeda antara HRD dan personalian ini, sehingga umumnya sumber daya manusia di perusahaan besar cepat berkembang dan di akui oleh perusahaan perusahaan lainnya.


Figur Penting Keberhasilan Human Resource Development

Dalam hal ini, figur penting keberhasilan pengembangan sumber daya manusia di perusahaan adalah manager HRD ( Kepala HRD ), karena dialah prakarsa dan penggerak semua sumber daya manusia di perusahaan.


Untuk itu, seorang kepala hrd haruslah mampu melakukan observasi, empati, dialog sekaligus intropeksi secara berkala terhadap semua sistem yang telah di buat di perusahaan apakah sudah berhasil membuat perkembangan SDM yang ada.


Untuk itulah juga mengapa posisi kepala HRD ini bisa dibilang posisi dengan gaji yang cukup besar dan biasanya disi oleh orang orang yang sudah berpengalaman di bidangnya.


Demikianlah sedikit pembahasan kita tentang human resource development, semoga bermanfaat untuk kita semua.