Jika kita langsung berbicara tentang personal branding, sebenarnya secara tidak langsung rata-rata pengguna social media pernah melakukannya. Personal branding itu sendiri adalah bagaimana kita memasarkan diri sehingga citra kita secara individu terlihat lebih baik. Jika saya secara pribadi hal tersebut sudah pernah dilakukan, jelas saja karena memang saya seorang blogger dan seorang marketing. 

Citra yang baik tentunya sangat dibutuhkan untuk mendukung kedua profesi saya tersebut. Sehingga sesungguhnya personal branding memang dibutuhkan untuk menunjang itu semua. Anda pun pasti pernah berusaha untuk menunjukkan brand Anda. Kalaupun Anda adalah seorang pelajar, salah satu langkah untuk membangun personal branding adalah dengan cara meraih prestasi. Baik itu prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Dengan adanya hal tersebut tentu akan menunjukkan jati diri kita yang lebih positif. Itulah contoh-contoh sederhana dari Personal Branding.

Pentingnya Personal Branding Bagi Marketing dan Blogger


Dalam membangun Personal Branding itu sendiri, setiap orang pasti punya cara yang berbeda-beda. Tergantung pada bidang atau profesi apa yang ditekuninya. Nah, kali ini saya akan jelaskan apa saja yang sudah saya lakukan untuk membangun Personal Branding dalam profesi saya sebagai Blogger dan marketing. Mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi bagi siapa saja yang ingin membangun Personal Branding.

1. Komunikasi

Bagi seorang blogger, berkomunikasi adalah hal yang penting. Salah satu caranya adalah dengan dengan blogwalking, berkomentar di blog orang lain. Bisa juga dengan ikut komunitas blogger dan ikut kopdar. 

Bagi seorang marketing, berkomunikasi dengan calon konsumen juga sangat penting. Memberikan motivasi, ilmu baru dan pengalaman-pengalaman. Hal tersebut dapat membuat kita sebagai marketing akan dinilai baik oleh calon konsumen. Dengan demikian, citra diri akan semakin positif dan menjadi modal awal untuk membangun Personal Branding.

2. Miliki Medianya

Sebagai blogger, media yang sudah pasti harus punya tentu saja "blog" itu sendiri. Dalam hal ini saya tergolong dalam kategori Personal Blogger. Oleh karena saya pun termasuk kategori tersebut, saya butuh membangun personal branding yang baik untuk membuatnya bernilai dimata orang lain. Personal blog saya juga ditunjang dengan media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lainnya untuk membantu mempromosikannya. Dengan blog pula saya bisa membangun personal branding saya sebagai seorang marketing. 

Dalam era teknologi yang canggih, pembelajaran tak lagi hanya sekedar di sekolah saja. Sebagai seorang marketing saya bisa memanfaatkan blog untuk membantu calon konsumen untuk belajar di rumah. Usaha-usaha tersebut juga otomatis membangun personal branding. Secara tidak langsung, dimata calon konsumen brand saya sebagai marketing yang tanggap teknologi juga diharapkan dapat muncul.

3. Jaga dan pertahankan

Jika brand tersebut sudah baik, maka langkah selanjutnya adalah kita harus menjaga dan mempertahankannya. Saya sebagai blogger tentu haruslah membuat konten yang bermanfaat, jika citra sudah terbangun dengan baik jangan sesekali membuat artikel yang menjatuhkan sendiri citramu. Begitu juga dengan menjadi seorang marketing, jika citra sudah baik maka kita harus menjaganya dengan menahan diri. Kita harus berusaha menjadi panutan yang baik dan membuat calon konsumen selalu terinspirasi. Jangan membuat citra yang buruk sehingga akan mengakibatkan calon konsumen pun tidak lagi menghargai diri kita sendiri. Jika itu terjadi maka akan mengalami kesulitan dalam profesimu sebagai seorang marketing.

Nah, itu tadi beberapa hal yang sudah saya lakukan untuk membangun Personal branding. Lalu apa sih keuntungannya?

  1. Lebih dipandang/berharga dimata orang lain
  2. Memudahkan dalam profesi yang kita jalani
  3. Jika ada kesulitan, maka tidak sedikit orang yang akan mau membantu kita.

Mungkin sekian dulu dari saya, semoga bisa memberikan sedikit inspirasi untuk Blogger dan Marketing yang sedang membangun Personal Brandingnya.