Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukit Holbung, Punggung Danau Toba yang Memikat

Jika kita berbicara tentang kota Medan, maka satu destinasi yang selalu terlintas dari pikiran setiap orang, yaitu Danau Toba. Ketika sobat Pustakawan Barru berkunjung ke Medan tidak akan lengkap jika belum menginjakkan kaki di Danau Toba, menyaksikan keagungan Tuhan dan sekaligus menyaksikan sisa kedasyatannya letusan gunung Toba pada 75.000 tahun yang lalu sehingga membentuk danau yang panjangnya mencapai 100 km dan lebar 30 km dengan landscape alam yang luar biasa.

Bukit Holbung, Punggung Danau Toba yang Memikat
Bukit Holbung, Danau Toba 

Salah satu bagian Danau Toba yang sedang hits dan di kunjungi oleh turis domestic dan luar negeri adalah bukit Holbung, sebuah desa yang terletak di Desa Janji Martahan, kecamatan Harian Boho. Masyarakat lokal menyebutnya bukit cinta, karena ketika kita mengelilingi bukit tersebut memang bentuknya menyerupai bentuk hati dan tersambung dengan jalan utama menuju desa Janji Martahan. sobat Pustakawan Barru dapat menggunakan Aplikasi CariAja untuk menuju lokasi ini.

Baca Juga : Tips Mempersiapkan Perlengkapan Untuk Pendakian Gunung Agar Aman

Penasaran dengan keindahan Bukit Holbung yang ada di punggung Danau Toba ? Ayo sobat Pustakawan Barru kita cari tahu cara ke Bukit Holbung.

Bukit Holbung terletak di sisi Timur nya Danau Toba, masih menyatu dengan dataran Sumatera, untuk mencapai Bukit Holbung dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :

  1. Rute pertama Medan – Pematang Siantar – Parapat dan kemudian menyeberang ke Samosir.
  2. Rute kedua Medan – Berastagi – Kabanjahe – Sidikalang – Samosir (tanpa menyeberang danau).

Dengan berbekal Aplikasi pencari lokasi, Sobat dapat memilih rute mana yang lebih nyaman dan yang paling dekat dengan lokasi, untuk yang ingin menikmati sisi lain daripada Danau Toba dan dimanjakan dengan pemandangan alam yang luar biasa sobat disarankan menggunakan rute kedua, selain jalannya sepi juga udaranya yang adem membuat kita tidak bosan sepanjang perjalanan, apalagi jalur Kabanjahe Sidikalang di sepanjang jalan terhampar pohon pinus yang menambah rindang dan adem.

Nama Bukit Holbung memang terangkat menjadi salah satu tempat wisata yang terkenal di kalangan anak-anak muda dan backpacker, karena selain tempatnya sangat indah apalagi menjelang sunset serta terdapat tempat yang lumayan luas untuk menggelar tenda dan menyaksikan jutaan bintang diatas kepala kita kala malam hari tanpa ada polusi cahaya dan hamparan Danau Toba yang teduh dan tenang. Media Sosial juga berperan sangat penting hingga menjadikan tempat ini popular dan layak menjadi destinasi wajib di kala mengunjungi Danau Toba.

Tempat popular sebelum kita mencapai Bukit Holbung adalah Menara Pandang Tele, di disini kita dapat memandang Danau Toba dari atas ketinggian, perbukitan yang hijau, jalan yang berkelok-kelok serta Gunung Pusuk Buhit di depan sana cukup memberikan satu sensasi bahwa Danau Toba adalah anugerah Tuhan terbesar pada orang Batak. Bukit Holbung dapat di tempuh selama 45 menit dari Menara Pandang Tele, kita akan melewati jalanan menurun yang berkelok-kelok.

Kita akan menjumpai sebuah simpang dengan petunjuk jalan menuju Air Terjun Efrata, perjalanan menuju Bukit Holbung akan melewati salah satu objek wisata air terjun efrata jika menuju air terjun kita harus belok kanan maka ke Holbung kita akan lurus saja menuju Desa Janji Martahan. Sekitar perjalanan selama 15 menit dari simpang air terjun kita akan sampai di lokasi, jalan menuju sana sudah di cor beton oleh pemerintah. Kita dapat parkirkan kendaraan di kaki bukit.

Selanjutnya kita akan mendaki keatas bukit selama 10 menit, tangga alami yang di bentuk dari mengorek tanah di bukit tersebut menjadi penyambung dunia luar dengan Bukit Holbung. Setelah perjalanan Panjang dan berliku akhirnya hamparan danau yang tenang sudah dihadapan kita. Desa-desa di seputaran sini sangat mirip dengan desa-desa yang ada di kaki gunung alpen/ Swiss.

Bukit Holbung bisa di kunjungi tanpa harus menginap di lokasi, tetapi bagi Cariers yang ingin menikmati nuansa alam dapat menyisihkan waktu untuk sekedar Kemping di tempat ini, diatas bukit terdapat beberapa spot yang cocok buat kemping dan menghabiskan waktu menikmati alam dan menyatu dengan alam.

Dalam upaya menciptakan Bali baru, pemerintah tampaknya serius dalam menangani Danau Toba, hal ini dapat kita lihat terbentuknya Badan Otorita Danau Toba, dampaknya adalah jalan-jalan menuju ke Danau Toba perlahan tapi pasti sudah mulai di benahi semua dan membuat turis lebih cepat dan mudah mengakses Danau Toba, kemudian jalan lingkar yang menghubungkan setiap hutan di pulau Samosir juga di beton.

Bagi Sobat Pustakawan jika ingin mengunjungi Bukit Holbung harus menyiapkan berbagai hal berikut ini :

  1. Kesehatan, sobat harus dalam kondisi baik karena kita akan trekking keatas bukit sehingga harus dapat trekking dengan nyaman.
  2. Orangtua dan juga anak-anak harus hati-hati dan jangan sampai ceroboh saat trekking.
  3. Karena tidak ada restoran/café/rumah makan terdekat, maka disarankan sobat membawa beberapa makanan dan minuman.
  4. Ingat untuk membawa kembali sampah-sampah sobat, jangan pernah tinggalkan apapun selain jejak. Supaya kelestarian dan keindahan di Bukit Holbung senantiasa terjaga.
  5. Jika sobat tidak berpengalaman mengendarai kendaraan di gunung dengan jalan yang berkelok-kelok, disarankan untuk menyewa pemandu local.
Baca Juga : Cara Menangani Gejala Acute Mountain Sickness Ketika Berada di Gunung

Nah bagaimana sobat ? tidak susah kan untuk menjelajahi keindahan Bukit Holbung di Danau Toba ? dengan menggunakan Aplikasi Pencarian Tempat CariAja, kita akan mudah untuk menemukan destinasi yang ingin kita tuju tanpa membuang waktu. Tunggu apalagi segera Download Aplikasi Pencarian Tempat di Playstore atau App Store sobat.

Posting Komentar untuk "Bukit Holbung, Punggung Danau Toba yang Memikat"