5 Istana Kerajaan Dinasti Joseon Favorit Wisatawan di Korea - Pustakawan Barru


Ngomongin Korea, gak ada habisnya. Bagi kamu penyuka Drama Korea tentu tau beberapa serial drama yang sangat populer yang mengambil kisah dari masa Dinasti Kerajaan Joseon. Dі masa Dinasti Jоѕеоn lаh banyak kаum іntеlеktuаl уаng memperjuangkan kеbеnаrаn dаrі раrа реnguаѕа jаhаt. Tidak salah jika banyak kisah menarik yang bisa menjadi pelajaran generasi mendatang.  


Salah satu serial drama korea yang sangat populer adalah Deu Jang Geum, seorang petugas medis wanita yang cakap dan tidak berhenti menggapai cita-cita di tengah-tengah beratnya ujian yang ia hadapi. Selain Deu Jang Geum ada sangat banyak lagi kisah drama korea yang mengambil cerita dari masa Dinasti Joseon dan bahkan cerita drama kerajaan modern. 


Nah, kalau kamu berencana untuk traveling dan berliburan bersama teman dan keluarga ke Korea Selatan, jangan sampai melewatkan 5 Istana Kerajaan yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Nilai sejarah dan kecantikan desain bangunan serta kehidupan masyarakat lokal, berbagai festival maupun penampilan seperti era Dinasti Joseon menjadi daya tarik wisata yang tinggi.


5 Istana Kerajaan Favorit Wisatawan di Korea

Berikut 5 istana kerajaan yang wajib kamu kunjungi saat berlibur ke Korea


1. Istana Utama Gyeongbokgung

Ingin melihat penampilan dan pertunjukan masa dinasti Kerajaan Joseon lengkap dengan kostum tradisional? Anda bisa menemukannya lengkap di Istana Gyeongbokgung. Istana utama ini terletak di Seoul Utara yang dibangun pertama kali tahun 1394 dan kini menjadi Museum Istana Nasional Korea. Istana ini cukup besar dan luas dan memiliki 330 bangunan dengan total 5.792 ruangan. Bangunan ini dibangun kembali pada tahun 1989 setelah dihancurkan oleh Jepang antara tahun 1910-1945.


2. Istana Timur Changdeokgung

Istana Changdeokgung dibangun setelah pembangunan Istana Gyeongbokgung dan selesai sekitar tahun 1935 berada di Jongnu-gu, Seoul tepatnya di sebelah timur Istana Gyeongbokgung. Istana ini dibangun untuk tempat bersantai Raja dan kemudian digunakan sebagai tempat jamuan para pejabat istana. Namun istana ini mengalami kebakaran saat peristiwa pemberontakan Yi Gwal. Kemudian mengalami kebakaran karena ondol tertiup angin (sistem pemanas ruangan saat musim dingin). Namun dibangun kembali layaknya rancangan awalnya. 


Kematian Kaisar Sunjong tahun 1927 banyak bangunan dirubuhkan dan digunakan sebagai taman. Namun tahun 1990-2000 beberapa bangunan dibangun kembali mirip rancangan terdahulu. Nah, di beberapa lokasi istana inilah tempat suting Drama Korea Deu Jang Geum diadakan. Istana ini diakui UNESCO sebagai salah satu warisan dunia pada tahun 1997. Di sini ada taman khusus untuk Raja yang disebut Forbidden Garden dengan danau dan tanaman teratai menghiasi.


3. Istana Changgyeonggung

Istana Chaggyeonggung yang sebenarnya dibangun pada tahun 1104 untuk istana musim panas dari kaisar Dinasti Goryeo. Istana ini diwariskan ke Dinasti Joseon dan pada tahun 1483 diperluas dan direnovasi oleh Raja  Seongjeong. Saat invasi Jepang tahun 1592 istana ini mengalami kehancuran dan dibangun kebun binatang, kebun raya di lokasinya namun  tahun 1983 dibangun kembali seperti rancangan aslinya.  Istana ini memiliki area terbuka dengan banyak pepohonan yang rimbun.


4. Istana Deoksugung

Istana Deoksu awalnya bernama istana Gyeongung dan menjadi tempat diproklamirkannya Kekaisaran Daehan yaitu nama negara berbentuk kekaisaran Korea. Diproklamirkannya Kekaisaran Daehan ini adalah akibat tekanan dari dalam dan luar negeri untuk merdeka dari Kekaisaran Qing. Deklarasi ini juga sebagai pernyataan kemerdekaan Korea baru dan kesetaraan dengan negara Tiongkong dan Jepang.


5. Istana Barat Gyeonghuigung

Istana Gyeonghuigung terletak di Seoul bagian barat dan digunakan sebagai tempat bagi raja pada saat kondisi-kondisi darurat. Keindahan khas Korea terlihat dari bangunan yang menyatu dengan pemandangan dan topografi gunung sekitar dengan arsitektur Korea.


Nah, Itulah 5 Istana Kerajaan Favorit Wisatawan di Korea Selatan dan jangan sampai dilewatkan