Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mie Instan, Makanan yang Kurang Baik Untuk Ibu Hamil

Seperti yang sudah tercantum pada setiap kemasan mie instan, satu bungkus mie mengandung sejumlah karbohidrat, lemak, dan juga kalori. Mie instan juga mengandung garam berupa natrium, dalam kadar yang cukup tinggi. Mie instan dapat berakibat buruk pada kesehatan, jika rutin mengkonsumsinya. Apalagi, jika mie instan dimakan oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan juga anak-anak.

Mie Instan, Makanan yang Kurang Baik Untuk Ibu Hamil
Mie Instan, Makanan yang Kurang Baik Untuk Ibu Hamil

Pada masa kehamilan, biasanya ibu hamil akan merasakan nafsu makan yang berlebihan seiring dengan membesarnya perut sang ibu. Terkadang, ada kemauan untuk menyantap makanan yang hangat, pedas, dan berkuah gurih seperti mie instan. Ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk menghindari makanan yang tidak sehat seperti mie instan dan juga junk food. Dokter menyarankan ibu hamil untuk mengatur pola makan yang sehat.

Baca juga : 12 Posisi Tidur yang Baik Untuk Ibu Hamil

Mie instan sudah diketahui mengandung banyak MSG, garam, dan juga karbohidrat yang dapat berdampak tidak baik pada masa perkembangan dan pertumbuhan janin, menurut Parentingnation. Selama masa kehamilan, seorang ibu dapat terkena risiko tekanan darah tinggi ataupun hipertensi karena mengkonsumsi natrium dengan kadar yang tinggi, seperti yang terdapat pada mie instan. Satu kemasan mie instan dengan berat bersih 70 gram biasanya mengandung natrium dengan kadar yang tinggi sekitar 1.380 mg.

Ibu hamil juga seringkali menggunakan tambahan garam pada makanan yang biasa dikonsumsinya setiap hari, seperti sayur bening bayam, tempe goreng, maupun opor ayam. Ketika semua jumlah kadar garam yang dikonsumsi bersamaan dan ditotal, jumlahnya mungkin akan melebihi kebutuhan akan garam yang dianjurkan per harinya.Dietary Guidelines for Americans 2010 menganjurkan untuk mengkonsumsi garam sekitar 2.300 mg per hari untuk orang dewasa.

Tidak hanya dapat berbahaya untuk ibu hamil, anak-anak dengan usia 3 sampai 5 tahun juga dapat terancam kesehatannya karena mengkonsumsi mie instan secara rutin. Padahal, asupan garam perhari untuk balita sangatlah terbatas, yakni kurang dari 1,500 mg.

Biasanya, buah-buahan, susu, dan sayuran adalah makanan dan sumber natrium yang tepat untuk ibu hamil, menyusui, dan juga anak-anak. Kemungkinan terburuk dapat terjadi, jika mie instan dijadikan sebagai makanan utama untuk ibu hamil, ibu menyusui dan juga anak-anak.

Baca Juga :Pantangan Untuk Ibu Hamil Yang Wajib Anda Ketahui

Gagal ginjal bisa berakibat dari terlalu seringnya mengkonsumsi mie instan. Hal ini dapat terjadi mengingat mie instan mengandung natrium dengan kadar yang tinggi. Fungsi ginjal akan cepat menurun karena banyaknya beban kerja pada ginjal karena asupan natrium yang terlalu berlebihan.

Ada baiknya untuk memakan makanan laut, buah, dan juga daging untuk dapat memenuhi asupan natrium secara alami dan tepat. Namun, jika tetap ingin menikmati mie instan, sebaiknya dikonsumsi dengan rentang jarak yang jauh, yaitu satu kali seminggu. Gunakan bumbu setengah bagian, untuk mengurangi kadar natrium yang dikonsumsi. Sebagai asupan protein, serat, dan vitamin yang seimbang, jangan lupa untuk menambahkan toping seperti daging, telur, dan juga sayuran.

Telur adalah salah satu makanan sehat untuk ibu hamil. Banyak sekali manfaat yang diberikan oleh sebuah telur, menurut seorang ahli gizi bernama Elizabeth Ward. Telur adalah makan yang tepat untuk ibu hamil karena mengandung banyak protein yang berkualitas, dan juga lebih dari 12 mineral dan vitamin terkandung dalam satu buah telur. Saat mengkonsumsi mie instan, ibu hamil sangat dianjurkan untuk menggunakan toping telur dan juga sayuran daun yang berwarna hijau tua.

Nah itulah sedikit Pembahasan mengenai bahaya mie instan jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak. semoga bermanfaat dan bisa menjadi bahan pertimbangan kita semua.